Pada waktunya.
Ada banyak hal
yang harus kita pahami di dunia ini. Salah satunya perihal perubahan. Ya, semua
pasti akan berubah pada waktunya. Begitu banyak yang awalnya teramat cinta
kemudian berubah biasa saja. Atau mungkin malah bertolak belakang, menjadi
saling benci. Ada yang awalnya saling memahami kemudian berubah saling egois.
Merasa lebih penting dan merasa selalu ingin menang sendiri. Padahal dulu
mereka sepakat untuk belajar saling mengerti. Dan hari ini mereka berubah.
Namun harus
kita pahami, perubahan tidak terjadi begitu saja. Ada proses yang membawanya ke
arah itu. Semisal, nasi tidak akan pernah menjadi nasi jika saja beras tidak
pernah ditanak. Proses tanak inilah yang akan menentukan kualitas nasi. Jika
tidak tepat takaran, nasi bisa saja menjadi bubur. Atau malah menjadi arang.
Gosong.
Begitulah kita.
Proses yang membuat kita mengalami perubahan. Jika kita melaluinya dengan baik.
Maka kita akan berubah ke arah yang lebih baik. Cinta akan semakin utuh bila
dibangun dengan hati yang penuh. Namun bila kau dan aku hanya setengah hati,
perlahan-lahan kita akan kehilangan kendali. Lalu sampai pada tahap hanya ingin
menang sendiri. Kita akan lupa bahwa kita punya tujuan yang indah di awal
rencana. Kita akan menjadi bubur, bukan hanya bubur yang hancur, bisa jadi
bubur yang basi. Hubungan yang kita lalui tidak lagi pakai hati namun lebih
banyak emosi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar